Sabtu, 09 April 2011


                       
                                    MUSIK

             Nama   : Arjuna Putra Aldino
             Prodi   : TP B 2010
             NIM    : 10105244029
             M K     : Desain Pesan Pembelajaran

1.      Amrizal, S. Si., M. Pd, Peranan Musik dalam pembelajaran, 2010

Musik dapat membantu kecepatan masuk nya informasi ke dalam otak dengan proses relaksasi,mediasi,pendengaran,visualisasi. Musik memicu keterkaitan yang lebih besar dari pada yang dapat diberikan oleh stimulus lainnya terhadap belahan otak sebelah kiri dengan yang kanan dan antara bidang-bidang di dalam otak yang bertanggung jawab atas emosi dan ingatan.

2.      TheSchoolRun, Peran musik dalam pembelajaran, 1679

http://translate.google.co.id/translate?hl=id&langpair=en|id&u=http://www.theschoolrun.com/articles/the-role-of-music-in-learning-1679

Musik dapat mengaktifkan kedua sisi otak dan sistem limbik.limbik otak sendiri berfungsi sebagai penanggung jawab memori jangka panjang,oleh karena itu jika informasi disampaikan dengan musik ada kemungkinan besar akan ada intensitas yang berbeda dalam proses masuk nya informasi ke dalam otak. Musik juga menjadi sinyal premi yang berbentuk irama,nada dan tempo yang menkodekan informasi.

 

3.      Debbie Richards a; Fassbender Eric; Bilgin Ayse b; William Thompson Forde,  Sebuah penelitian tentang peran musik latar belakang dalam IVWs untuk belajar, 2004

http://translate.google.co.id/translate?hl=id&langpair=en|id&u=http://www.informaworld.com/smpp/content~content%3Da906960161~db%3Dall~jumptype%3Drss

IVWs adalah Immersive Virtual Worlds yaitu sebuah game/permainan yang menggunakan music sebagai latar belakang.Terbukti bahwa musik dapat meningkatkan daya konsEntrasi atau dapat mencuri perhatian orang untuk memperoleh informasi.

4.      By Mark Huy Le Dengan Huy Mark Le  University of Tasmania, Peran Musik dalam Pembelajaran Bahasa Kedua, 1999

http://translate.google.co.id/translate?hl=id&langpair=en|id&u=http://www.aare.edu.au/99pap/le99034.htm

Musik dapat meningkatkan suasana belajar karena kekuatan afektif nya. Penelitian kualitatif dilakukan di Vietnam untuk mengkaji bagaimana musik telah diterima oleh pendidik bahasa Vietnam. Hal ini terutama berfokus pada peran musik dalam pembelajaran bahasa kedua.disini musik berperan sebagai penyampai kosa kata bahasa inggris yang sedang di pelajari.siswa belajar bahasa inggris melalui music yang menyenangkan sehingga siswa akan cenderung tertarik untuk belajar.

5.      Artikel education, Peran musik dalam belajar

Musik dapat membantu anak dalam belajar salah satunya dalam belajar menghafal karena music dapat merangsang telinga,memotivasi anak agar lebih semangat belajar,meningkatkan konsentrasi dan membantu mereka menyimpan informasi.

6.      Yulia_R   Apa Pengaruh Musik Dalam Belajar, 2010

 menurut Ahli saraf dari Harvard University, Mark Tramo, M.D., music dapat merangsang neuron-neuron yang ada di dalam otak maka dari itu sangat dekat kaitannya antara musikdengan kecerdasan. Pengaruh music pada otak itu tergantung dari jenis music itu sendiri seperti musik classic dapat membantu mempercepat materi masuk ke dalam otak,musik rock dan R n B dapat memicu otak lebih semangat dan memompa andrenalin untuk motivasi belajar.
7.      Oleh: Luthfi Seli Fauzi, Pengaruh Musik Terhadap Perkembangan Kognitif dan Kecerdasan Emosi, 20 April 2008 at 12:57 pm
Kognitif, Kecerdasan Emosi dan Musik
Fungsi otak dengan kemampuan kognitif manusia sangat erat kaitannya Karen  kognitif adalah proses atau produk dimana pengetahuan,pikiran,aktivitas mental dan mengingat berbagai informasi oleh karena musik berperan sebagai perangsang yang kaya motif untuk perkembangan kognitif. Sedangkan pengaruh untuk kecerdasan emosi,kecerdasan emosi dalah kecerdasan untuk ikta mengerti diri sendiri yang berkaitan dengan perasaan,music adalah suatu pesan yang berisi syair,nada.irama yang dapat kecrdasan emosi.

8.      by nurita putranti,  Musik dalam pembelajaran, 3 sept 2007   

Jika guru dapat menyajikan musik dalam pelajaran dengan latar belakang music dalam penyampaian informasi dapat membuat relaksasi dan kegairahan siswa,karena music dapat menyeimbangkan fungsi otak kanan dan otak kiri.agar murid tidak terlalu dibebankan oleh kegiatb sekolah yang cenderung memakai otak kiri.
9.      Chudzaiva Nadya, pengaruh musik dalam pembelajaran getaran dan gelombang untuk memotivasi belajar fisika kelas 3 listrik industri b smkn 1 cimahi, 2006
Terkadang anak sulit mempelajari fisika dan matematika akan tetapi guru SD di cimahi ini mempunyai cara yang bebeda untuk meningkatkan konsentrasi dan membuat anak senang dalam belajar fisika dan matematika yaitu dengan memberikan musik pada saat selesai mengajar agar anak berdiskusi dan melakukan aktivitas belajar seperti merangkum dengan relaksasi.
10.  Astaqauliyah, Efek Mozart, 2006
Efek Mozart dalam perkembengan otak adalah hanya sebatas kemampuan spasial temporal saja,hanya berlangsung 10-15 menit saja.hanya untuk meningkatkan daya imajinasi saja. Namun jika digunakan dalam pembelajaran akan menarik karena dapat menciptakan suasana yang tenang dan hening.

11.   Alwi Alatas, SS, ANTARA EFEK MOZART DAN EFEK MUROTTAL, 2009

http://medicalzone.org/
http://ruqyah-online.blogspot.com/2009/03/antara-efek-mozart-dan-efek-murottal.html
Musik klasik saat ini menjadi legenda yang bangkit lagi dari zamannnya bahkan dunia pendidikan banyak menggunakan music klasik dalam media belajarnya karena diduga msik klasik terutama Mozart dapat memperkaya pikiran,membuat hati nyaman dan tenang sehingga efektif untuk belajar. 
12.  Pengaruh Penggunaan Musik Klasik (Mozart) Terhadap Memori Anak Autistik Di Cakra Autisme Terapi Surabaya.
musik klasik (Mozart) diketahui dapat merangsang otak, otak kita menjadi terbuka dan reseptif pada informasi. Musik mengurangi stres, meredakan ketegangan, meningkatkan energi dan memperbesar daya ingat, karenanya musik dapat menjadikan orang cerdas.oleh karena itu dapat dipakai untuk terapi pada anak autism dalam membantu mereka meminimalisir keterlambatan dalam berfikir dan proses recall,retention.mengeja.
13.  Psychemate, Musik klasik, 2007

Semua jenis musik mempunyai efek masing-masing bagi perkembangan otak dan kondisi psikologis salah satunya adalah musik klasik yaitu cenderung positif, seperti membuat lebih bersemangat, lebih mudah mengingat, meningkatkan kreativitas, dan menghilangkan perasaan tertekan. Pengaruh paling kuat dari musik terdapat pada iramanya karena musik klasik menghasilkan gelombang alfa yang dapat merangsang sistem limbik otak.

14.  Sedyadiasto, Fungsi music , 15 September 2010

Musik dapat digunakan untuk media pendidikan karena musik dapat memancing otak untuk berfikir kreatif dan dapat menanamkan nilai-nilai positif yang disampaikan melalui musik. Dengan musik belajar akan lebih nyaman dan tidak membosankan.
15.  Ceploq , Mendengar musik&manfaatnya, 2010
Menurut para ahli ada beberapa manfaat musik untuk perkembangan otak,kecerdasan emosi,sensasi dan perasaan bahkan dapat meningkatkan berbagai hormon dan ritme tubuh. Di dalam otak musik berpengaruh pada struktur basal,neokorteks dan axon neuron,disinilah bagian otak yang berfungsi sebagai memorial function atau fungsi penyimpanan informasi.terbukti bahwa musik dapat membantu mengaktifkan beberapa system limbic otak yang berfungsi sebagi memorial/penyimpanan.
16.  Furin Fendra , Fungsi Musik, 2010
Salah satu fungsi musik adalah dapat meningkatkan intelegensi seseorang yaitu terdapat pda musik klasik seperti Mozart,hal ini terbukti terjadi pada ibu hamil yang mendengarkan musik Mozart tujuannya adalah agar kelak si bayi mempunyai tingkat intelegensi yang kuat. Bukan hanya itu musik pun dapat meningkatkan daya ingat karena didalam otak kanan terdapat memori yang berfungsi untuk mengingat segala sesuatu hal dimana musik dapat memberi daya estetika dalam otak kanan sehingga menjernihkan otak untuk mengingat.
17.  Miti Online, Efek Mozart&effek murottal, 24 april 2010
Musik klasik adalah salah satu makanan penting bagi otak kanan karena ketukan/ritme musik klasik sama dengan debaran jantung manusia sehingga berefek pada perasaan lalu ditransfer pada otak. Di berbagai lembaga pendidikan seringkali memakai musik klasik untuk menenangkan hati dan penyeimbang daya kerja otak yang sering dibebankan oleh otak kiri yaitu sesuatu hal yang bersifat akademik.
18.   Kemal Wicaksono, Tips Belajar Efektif , 06 Desember 2009 07:59
Salah satu cara atau tips belajar efektif adalah dengan menyetel musik pada saat belajar kerena musik dalam belajar hanya media untuk menghilangkan rasa penat dan bosan dalam belajar.
19.  Aransemen.co.cc, Fungsi Musik. Maret 2007
Musik yang diciptakan untuk mendukung proses belajar mengajar ataupun musik itu sendiri sebagai materi ajar. sebagai contohnya adalah lagu-lagu ciptaan A.T Mahmud, komponis ini banyak menghasilkan karya-karya yang sangat mendukung anak untuk belajar. Baik belajar berhitung, mengenali warna, ataupun tentang alam.

Beberapa fakta menunjukkan bahwa keterlibatan aktif dengan musiklah yang menyebabkan musik mempunyai pengaruh positif bagi manusia. Aktif di sini tidak hanya bermakna fisikal atau motorik, tapi juga secara mental, emosional, dan spiritual.Howard Gardner menemukan bahwa ada keterkaitan antara musik dan intelegensi anak. Seperti tujuh inteligensi yang telah ditemukannya, Gardner menyebutkan kecerdasan musikal berpengaruh terhadap kecerdasan-kecerdasan yang lain. Diantaranya kecerdasan linguistik dan kecerdasan logis-matematikal.
           






 

 

 

 

 

AKHLAK

BAB I
PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang
Sebagai umat yang bertaqwa kepada Allah, akhlak menjadi tolak ukur seseorang dalam ketaqwaannya  kepada Allah. Bukan hanya keimanannya dalam menjalankan perintah dan larangannya, akhlak melekat kepada orang yang benar-benar bertaqwa kepada Allah.Mungkin banyak diantara kita kurang memperhatikan masalah akhlak. Di satu sisi kita mengutamakan tauhid yang memang merupakan perkara pokok/inti agama ini, berupaya menelaah dan mempelajarinya, namun disisi lain dalam masalah akhlak kurang diperhatikan.Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu mengabarkan bahwa suatu saat Rasulullah pernah ditanya tentang kriteria orang yang paling banyak masuk syurga. Beliau shalallahu ‘alaihi wasallam menjawab : “Taqwa kepada Allah dan Akhlak yang Baik.” (Hadits Shahih Riwayat Tirmidzi, juga diriwayatkan oleh Imam Ahmad. Lihat Riyadus Sholihin no.627, tahqiq Rabbah dan Daqqaq). 
Tatkala Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam menasehati sahabatnya, beliau shalallahu ‘alahi wasallam menggandengkan antara nasehat untuk bertaqwa dengan nasehat untuk bergaul/berakhlak yang baik kepada manusia sebagaimana hadits dari abi dzar, ia berkata bahwa Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda : “Bertaqwalah kepada Allah dimanapun engkau berada dan balaslah perbuatan buruk dengan perbuatan baik niscaya kebaikan itu akan menutupi kejelekan dan bergaullah dengan manusia dengan akhlak yang baik.” (HR Tirmidzi, ia berkata: hadits hasan, dan dishahihkan oleh syaikh Al Salim Al Hilali). Dalam timbangan (mizan) amal pada hari kiamat tidak ada yang lebih berat dari pada akhlak yang baik, sebagaimana sabda Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam :            “ Sesuatu yang paling berat dalam mizan (timbangan seorang hamba) adalah akhlak yang baik.” (HR. Abu Daud dan Ahmad, dishahihkan Al Bani. Lihat ash Shahihah Juz 2 hal 535). Dari Jabir radhiallahu ‘anhu berkata : Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Sesungguhnya orang yang paling saya kasihi dan yang paling dekat padaku majelisnya di hari kiamat ialah yang terbaik budi pekertinya.” (HR. Tirmidzi dengan sanad hasan. Diriwayatkan juga oleh Ahmad dan dishahihkan oleh Ibnu Hibban. Lihat Ash shahihah Juz 2 hal 418-419). 
Dari hadits-hadits di atas dapat dipahami bahwa akhlak yang paling baik memiliki keutamaan yang tinggi. Karena itu sudah sepantasnya setiap muslimah mengambil akhlak yang baik sebagai perhiasannya. Yang perlu diingat bahwa ukuran baik atau buruk suatu akhlak bukan ditimbang menurut selera individu, bukan pula hitam putih akhlak itu menurut ukuran adat yang dibuat manusia. Karena boleh jadi, yang dianggap baik oleh adat bernilai jelek menurut timbangan syari’at     atau sebaliknya.          
Jelas bagi kita bahwa semuanya berpatokan pada syari’at, dalam semua masalah termasuk akhlak. Allah sebagai Pembuat syari’at ini, Maha Tahu dengan keluasan ilmu-Nya apa yang mendatangkan kemashlahatan/kebaikan bagi hamba-hamba-Nya. Wallahu Ta’ala a’lam.













B.     Rumusan Masalah
a)      Apa Pengertian dari Akhlaq ?
b)      Apa ciri dari Akhlaq ?
c)      Apa yang dimaksud Ilmu Akhlaq ?
d)     Apa Ruang Lingkup Akhlaq ?

C.     Tujuan Penulisan
Agar kita mengetahui Pengertian dari Akhlaq, dapat mengidentifikasikan cirri Akhlaq dan mengetahui yang dimaksud Ilmu Akhlaq serta kita mengerti Ruang lingkup Akhlaq.

















BAB II
PEMBAHASAN
A.    Pengertian Akhlaq
Akhlaq adalah lafadz yang berasal dari bahasa Arab merupakan bentuk jamak dari kata khuluq yang berarti budi pekerti, perangai, tingkah laku, atau tabiat. Berasal dari kata khalaq yang berarti menciptakan, yang seakar dengan kata khaliq yang berarti pencipta, makhluq artinya yang diciptakan, dan kahlq artinya ciptaan.
Dari pengertian tersebut, memberi informasi bahwa akhlaq, selain merupakan tata aturan atau norma-norma perilaku tentang hubungan antara sesama manusia, juga merupakan norma yang mengatur hubungan antara manusia dengan Tuhan yang maha pencipta, bahkan hubungan dengan alam sekitarnya.
Adapaun akhlaq menurut  beberapa ulama antara lain, menurut :
# Imam Al-Ghazali
“Akhlaq adalah sifat yang tertanam dalam jiwa yang menimbulkan perbuatan-perbuatan dengan gampang dan mudah, tanpa memerlukan pemikiran dan pertimbangan.
# Ibrahim Anis
“Akhlaq adalah keadaan jiwa yang mendorong untuk melakukan perbuatan-perbuatan tanpa dipikir dan dipertimbangkan lebih dahul”.
Dari keempat pengertian di atas dapat dipahami bahwa akhlaq adalah merupakan sifat yang tertanam dalam jiwa seseorang yang dapat menimbulkan gerakan, perbuatan, tingkah laku secara spontan, gampang atau mudah pada saat dibuthkan tanpa memerlukan pemikiran atau perimbangan terlebih dahulu dan tidak memerlukan dorongan dari luar.
Akhlaq adalah gambaran atau bayangan dari jiwa seseorang, mereka berbuat, bertindak, atau bertingkah laku berdasarkan apa yang tertanam dalam jiwanya dan telah menjadi kebiasaan setiap hari tanpa ada pengaruh atau dorongan dari pihak lain, mereka melakukan secara spontan tanpa pertimbangan pikiran sebelumnya.
Untuk melekatkan akhlaq yang mulia pada diri seseorang, harus terlebih dahulu dilakukan pembersihan diri dari hal-hal sebagai berikut :
  1. Dosa dan kesalahan melalui taubat dan istighfar kepada Allah
  2. Sifat-sifat yang tercela, yang melekat pada dirinya melalui latihan dan pembiasaan yang berkesinambungan.
Sumber: www.mediamuslim.info Tanggal 4 april 2011, 02.00 PM
B.     Ciri Akhlak
a)      Akhlak Rabbani
Ajaran akhlak dalam islam bersumber pada al-quran dan as-sunnah . terdapat 1.500 ajaran akhlak, baik yang bersifat teoritis maupun praktis.
 Sifat Rabbani dari akhlak berkaitan dengan tujuan, yakni memperoleh kebahagiaan di dunia dan di akherat. Ciri rabbani menegaskan bahwa akhlak bukanlah moral yang kondisional dan situasional, tetapi akhlak yang benar-benar memiliki nilai yang mutlak. Akhlak rabbani mampu menghindari dari kekacauan nilai moralitas dalam hidup manusia.Di dalam al-quran juga disebutkan pada surat An’am ayat 153, yang artinya“ Inilah jalanku yang lurus : hendaknya kamu mengikutinya ; jangan ikut jalan-jalan lain; sehingga engkau bercerai berai dari jalan-Nya. Demikian diperintahkan kepadamu, agar kamu bertaqwa”.
b)      Akhlak Manusiawi
Ajaran akhlak dalam islam sejalan dalam memenuhi tuntunan fitrah manusia. Kerinduan jiwa manusia kepada kebaikan akan terpenuhi dengan ajaran akhlak dalam islam. Ajaran akhlak dalm islam diperuntuhkan bagi manusia yang merindukan kebahagiaan dalm arti hakiki, bukan kebahagiaan semu. Akhlak islam adalah akhlak yang benar-benar memelihara eksisitensi manusia sebagai makhluk terhormat, sesuai dengan fitrahnya.
c)      Akhlak Universal
Ajaran akhlak dalam islam sesuai dengan kemanusiaan yang universal dan mencangkup segala aspek hidup manusia, baik dimensi vertical maupun horizontal. Contohnya al-Quran menyebutkan sepuluh macam keburukan yang wajib dijauhi oleh setiap orang, yakni :
a.       Menyekutukan Allah,
b.      Durhaka kepada kedua orang tanpa alasan yang sah,
c.       Membunuh anak karena takut miskin,
d.      Berbuat keji baik secara terbuka maupun tersembunyi,
e.       Membunuh orang tanpa alasan yang sah,
    1. Makan harta anak yatim,
    2. Mengurangi takaran dan timbangan,
    3. Membebani orang lain dengan kewajiban melampaui kekuatannya,
    4. Persaksian tidak adil,
    5. Mengkhianati janji dengan Allah (Qs, al-An’am, 6:151-152).

d)     Akhlak Keseimbangan
Akhlak dalm islam berada ditengah diantara dua sisi. Di satu sisi mengkhayalkan sebagai malaikat yang menitikberatkan pada sifat kebaikannya dan di sisi lain mengkhayalkan manusia sebagai hewan yang menitikberatkan pada sifat keburukannya. Manusia menurut pandangan islam memiliki dua kekuatan, yakni kekuatan baik yang berada pada hati nurani dan akalnya, dan kekuatan buruk yang berada pada hawa nafsunya. Manusia memiliki unsure ruhaniah malaikat dan juga unsure naluriah hewani yang masing-masing memerluka pelayanan secara seimbang.Akhlak islam memenuhi tuntutan hidup kebutuhan manusia jasmani dan rohani secara seimbang, memenuhi tuntutan hidup bahagia di dunia dan di akhera secara seimbang pula. Bahkan memenuhi tuntutan keseimbangan memenuhi kebutuhan hidup pribadi dengan memenuhi kewajiban hidup bermasyarakat. Rasullullah membenarkan ucapan Salamn kepada Abu Darha :“Sesungguhnya Tuhanmumempunyai hak yang wajib kau penuhi : dirimu mempunyai hak yang wajib kau penuhi; pasanganmu mempunyai hak wajib kau penuhi; berikanlah orang-orang yang mempunyai hak akan haknya.” (HR. Bukhari).


e)      Akhlak realistis
Ajaran akhlak dalam islam memperhatikan kenyataan hidup manusia. Meski manusia dinyatakan sebagai makhluk yang memiliki kelebihan disbanding makhluk-makhluk lainnya, akan tetapi manusia juga memiliki kelemahan-kelemahan, memiliki kecenderungan manusiawi dan berbagai macam kebutuhan material dan spiritual. Dengan kelemahan-kelemahannya itu manusia sangat mungkin melakukan kesalahan-kesalahan dan pelanggaran. Oleh karena itu dal ajaran islam memberikan kesempatan kepada manusia yang melakukan kesalahan untuk memperbaiki diri dengan bertaubat. Bahkan dalam keadaan terpaksa, islam membolehkan manusia melakukan sesuatu yang dalam keadaan biasa tidak dibenarkan. Allah berfirman dalam Qs, Al-Baqarah, 2:173:  tiadalah dia berdosa. Sungguh Allah maha pengampun lagi maha penyayang”.
Sumber: www.mediamuslim.info Tanggal 4 april 2011, 02.00 PM
C.     Ilmu Akhlaq
Banyak definisi yang ditawarkan untuk ilmu Akhlak. Sebagian ulama menekankan unsur pengetahuan, dan menyatakan bahwa ilmu Akhlak adalah pengenalan terhadap kemulaiaan akhlak dan kebejatannya. Muhaqqiq Thusi mengatakan bahwa ilmu Akhlak yaitu pengetahuan tentang bagaimana jiwa manusia menyandang suatu karakter yang memuliakan seluruh tindakan yang dilakukan atas dasar kehendak.Definisi serupa dibawakan oleh seorang pemikir Barat.
Dengan merujuk pada asal kata Latinnya, ia merumuskan bahwa ilmu akhlak adalah pengetahuan tentang tradisi, adat istiadat dan sifat-sifat manusiawi.Adapula sebagian definisi yang menekankan tindakan, bahwa ilmu akhlak yaitu telaah atas prilaku manusia sebagaimana mestinya. Di sini ilmu akhlak berfungsi sebagai sarana untuk menyempurnakan prilaku manusia dan menyodorkan kebaikan.Definisi “pengetahuan tentang bagaimana hidup dan bagaimana seharusnya hidup” lebih menekankan aspek praktis ketimbang aspek kognitif ilmu akhlak.
Secara lebih komprehensif, ilmu akhlak bisa didefinisikan sebagai pengetahuan tentang macam-macam sifat baik dan buruk, cara menyandang sifat baik dan membersihkan sifat buruk. Dan, subjek ilmu akhlak yaitu sifat-siaft baik dan buruk yang berkaitan dengan tindakan sengaja manusia, dan yang bisa diperoleh atau dihindari. Selain pengenalan atas berbagai macam kemualiaan dan kebejatan akhlak, ilmu akhlak juga membahas metode-metode menemukan sifat baik dan membersihkan sifat buruk. Naraqi menyimpulkan bahwa ilmu akhlak yaitu pengetahuan tentang sifat-sifat baik dan buruk dan tentang cara mendapatkan sifat baik serta membebaskandiri dari sifat buruk.
Sumber: www.mediamuslim.info Tanggal 4 april 2011, 02.00 PM
D.    Ruang Lingkup Akhlaq
Adapun ruang lingkup akhlaq menurut Abdullah Draz ada lima bagian yaitu :
  • Akhlaq pribadi terdiri dari Yang diperintahkan, yang dilarang, yang dibolehkan dan Akhlaq dalam keadaan darurat
  • Akhlaq berkeluarga terdiri dari Kewajiban timbal balik antara orang dengan anak, kewajiban sumai dengan istri dan kewajiban terhadap karib kerabat.
  • Akhlaq bermasyarakat terdiri dari Yang dilarang yang iperintahkan dan Kaedah-kaedah adab.
  • Akhlaq bernegara terdiri dari Hubungan antara pimpinan dan rakyat dan hubungan luar negeri.
  • Akhlaq beragama yaitu kewajiban terhadap Allah SWT.
Berangkat dari sistematika di atas, sedikit modifikasi, maka penulis membagi pembahasan akhlaq menjadi :
  • Akhlaq terhadap Allah SWT.
  • Akhlaq terhadap Rasulullah SAW.
  • Akhlaq pribadi
  • Akhlaq dalam keluarga
  • Akhlaq bermasyarakat dan
  • Akhlaq bernegara
Dalam keseluruhan ajaran Islam akhlaq menempati kedudukan yang istimewa dan sangat penting dalam kehidupan, seperti terlihat dalam beberapa poin berikut ini :
Rasulullah SAW. Menempatkan penyempurnaan akhlaq, yang mulia sebagai misi pokok Risalah Islam, sebagai sabdanya :“Sesungguhnya aku diutus untuk menyempurnakan akhlaq yang mulia”. (HR. Baihaqi). Akhlaq merupakan salah satu ajaran pokok agama Islam, sehingga Rasulullah pernah mendefinisikan agam dengan akhlaq yang baik, sebagaimana sabda beliau.Terjemahannya :
“Ya Rasulullah, apakah agama itu ? beliau menjawab : agama itu adalah akhlak yang baik”.
Akhlaq yang baik akan memberatkan timbangan kebaikan seseorang nanti pada hari kiamat. Rasulullah SAW. Menjadikan baik buruknya akhlaw seseorang sebagau ukuran kualitasnya. Islam menjadikan akhlaw baik sebagai bukti dan buah dari ibadah kepada Allah SWT.Nabi Muhammad SAW. Selalu berdoa agar Allah SWT. Membaikkan akhlaq beliau.
Perbuatan Baik dan Buruk
Yang dimaksud perbuatan baik adalah :
  • Sesuatu yang telah mencapai kesempurnaan
  • Sesuatu yang menimbulkan rasa keharusan dalam kepuasan, kesenangan, persesuaian dan seterusnya.
  • Sesuatu yang mempunyai nilai kebenaran atau nilai yang diharapkan, yang memberikan kepuasan
  • Sesuatu dengan sesuai dengan keinginan yang bersifat berfitrah
  • Sesuatu hal yang dikatakan baik, bila ia mendatangkan rahmat, memberikan perasaan senang atau bahagia.
Adapun yang dimaksud dengan perbuatan buruk adalah :
  • Sesuatu yang tidak baik, tidak seperti seharusnya, tidak sempurna dalam kualitas, di bawah standart, kurang dalam nilai dan tidak mencukupi.
  • Sesuatu yang keji, jahat, tidak bermoral dan tidak menyenangkan
  • Adalah segala sesuatu yang tercela, karena melanggar norma-norma atau aturan-aturan menurut yang ditetapkan oleh syara’ (agama).
Ukuran Baik dan Buruk
Persepsi Manusia Tentang Baik dan Buruk
Banyak orang yang berselisih pendapat untuk menilai suatu perbuatan, ada yang melihatnya baik dan ada yang melihatnya buruk. Dipandang baik oleh suatu masyarakat atau bangsa dipandang buruk yang lain. Dipandang baik pada waktu ini dinilai buruk pada waktu yang lain.
Selanjutnya dalam menetapkan nilai perbuatan manusia, selain memperhatikan nilai yang mendasarinya, kriteria lain yang harus diperhatikan adalah cara melakukan perbuatan itu. Meskipun seseorang mempunyai niat baik, tetapi lakukan dengan cara yang salah, dia dinilai tercela karena salah melakukannya, bukan tercela karena niatnya. Kadang-kadang tercelanya manusia itu dapat berpangkal dari keyakinan yang salah, bukan karena niatnya.                     
Dari uraian di muka tentang tingkah laku manusia dapat diketahui bahwa element-element pokok yang perlu diperhatikan padanya adalah :
  • Kehendak (Karsa), yakni sesuatu yang mendorong yang ada di dalam jiwa manusia.
  • Manifestasi dari kehendak, yaitu cara dalam merealisir kehendak tersebut. Barangkali hal ini dapat disamakan dengan ungkapan karya, yakni perbuatan dalam mewujudkan karsa tadi. Kalau karsa dan karya menjadi satu, maka bisa dipastikan adanya aktivitas yang tidak kecil artinya.

Selanjutnya untuk menialai baik buruknya niat dan cara seseorang dalam melakukan perbuatannya haruslah berdasarkan ajaran Islam sebagaimana firman Allah SWT. Dalam QS. An-Nisa (4) : Terjemahannya :
“Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taati Rasul-Nya dan oramg-orang yang memegang kekuasaan diantara kamu, kemudian jika kamu berlainan perndapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu lebi utama bagi kamu dan lebih baik akibatnya”.
Sumber: www.mediamuslim.info Tanggal 4 april 2011, 02.00 PM
















BAB III
PENUTUP
A.    Kesimpulan
Akhlaq adalah lafadz yang berasal dari bahasa Arab merupakan bentuk jamak dari kata khuluq yang berarti budi pekerti, perangai, tingkah laku, atau tabiat. Berasal dari kata khalaq yang berarti menciptakan, yang seakar dengan kata khaliq yang berarti pencipta, makhluq artinya yang diciptakan, dan kahlq artinya ciptaan. Adapun ciri akhlaq yaitu Akhlak Rabbani, Akhlak Manusiawi, Akhlak Universal, Akhlak Keseimbangan dll. ilmu akhlak adalah pengetahuan tentang tradisi, adat istiadat dan sifat-sifat manusiawi.Adapula sebagian definisi yang menekankan tindakan, bahwa ilmu akhlak yaitu telaah atas prilaku manusia sebagaimana mestinya. Adapun ruang lingkup akhlaq menurut Abdullah Draz ada lima bagian yaitu :
  • Akhlaq pribadi terdiri dari Yang diperintahkan, yang dilarang, yang dibolehkan dan Akhlaq dalam keadaan darurat
  • Akhlaq berkeluarga terdiri dari Kewajiban timbal balik antara orang dengan anak, kewajiban sumai dengan istri dan kewajiban terhadap karib kerabat.
  • Akhlaq bermasyarakat terdiri dari Yang dilarang yang iperintahkan dan Kaedah-kaedah adab.
  • Akhlaq bernegara terdiri dari Hubungan antara pimpinan dan rakyat dan hubungan luar negeri.
  • Akhlaq beragama yaitu kewajiban terhadap Allah SWT.
B.     Saran
Sebaiknya sebagai hamba Allah kita Harus memperhatikan akhlak baik akhlak pribadi, universal, keseimbangan dll. Untuk menyempurnakan keimanan dan ketaqwaan kita.


DAFTAR PUSTAKA
 www.mediamuslim.info Tanggal 4 april 2011, 02.00 PM
Sudrajat, ajat.Dkk. 2008.  Din Al- Islam . Yogyakarta : UNY Press

















Label

Connect With Us

Instructions

Recomended

Label

Pengikut

About Me

Foto saya
yogyakarta, DIY, Indonesia
ayo belajar
Powered By Blogger

ARJUNA BELAJAR

belajar adalah mencari pengetahuan

Cari Blog Ini

Pages